Kamis, 22 Maret 2012

Mesin Frais CNC TU-3A

Mesin frais CNC TU-3A adalah mesin frais CNC training unit yang biasa digunakan dalam pelatihan-pelatihan penggunaan mesin frais CNC. Salah satu mesin Frais CNC yang sering digunakan adalah EMCO TU-3A yang merupakan buatan Emco Austria, berupa mesin perkakas CNC untuk simulasi proses pengefraisan.

Spesifikasi mesin ini adalah:                                           
1.    Daerah kerja putaran spindel antara 50 - 3200 rpm
2.    Kecepatan gerak pahat arah longitudinal atau melintang
a. Kecepatan penuh ( tak boleh memotong) : 700 mm/mnt
b. Kecepatan secara manual (mode manual)  : 5-400 mm/mnt
c. Kecepatan secara otomatis (mode CNC)  : 5-499 mm/mnt
3. Ketelitian gerakan (yang tercantum pada display digital) : 0,01 mm
4.  Daerah kerja memanjang, melintang dan vertikal : 300 mm
5.  Kapasitas cengkam ragum : 60 mm x 60 mm
6.  Gaya pemakanan maksimum yang dibolehkan : 1000 N
Gambar 2.1. Mesin frais CNC TU-3A
(Sumber : Lab CNC Universitas Diponegoro)
Bagian-bagian  Mesin CNC TU-3A
1.              Monitor
Pada mesin CNC Frais EMCO TU-3A monitor berfungsi untuk menampilkan informasi program yang sedang berjalan pada mesin.

Gambar Monitor Mesin CNC TU-3A
(Sumber : Lab CNC Universitas Diponegoro)
1.      Ragum
Fungsi dari ragum adalah untuk mencekam benda kerja.

Gambar Ragum
(Sumber : Lab CNC Universitas Diponegoro)
2.      Arbor
Arbor berfungsi untuk mencekam pahat frais.
            
Gambar Arbor
(sumber : Lab CNC Universitas Diponegoro)
3.  Motor listrik
Motor listrik pada mesin CNC berfungsi menjalankan pahat serta memutar pahat . 
Gambar Motor listrik
(Sumber : Lab CNC Universitas Diponegoro)
4.  Tempat pahat
Tempat pahat berfungsi untuk meletakan jenis-jenis pahat yang hendak digunakan untuk melakukan eksekusi benda kerja.

Gambar Tempat pahat
(Sumber : Lab CNC Universitas Diponegoro)

TOMBOL-TOMBOL UNTUK MENGOPERASIKAN MESIN
Gambar 2.6 menunjukkan konfigurasi dan tombol-tombol atau bagian-bagian untuk mengoperasikan mesin frais CNC TU-3A, yang terdiri dari: 



                  Gambar Konfigurasi tombol operasipada TU-3A
(Sumber : Lab CNC Universitas Diponegoro)

  1. Saklar utama, digunakan untuk menghidupkan/mematikan mesin.
  2. Lampu ontrolr, digunakan sebagai petunjuk bahwa jika lampu hidup maka mesin dalam keadaan hidup.
  3. Emergency Stop Button, merupakan saklar darurat.
  4. Tombol untuk memilih satuan yang dipakai dan jenis penggunaan frais (horizontal atau vertikal)
  5. Saklar untuk rnenghidupkan spindel ( untuk saklar menunjuk angka 0 – spindel mati, angka I – spindel hidup untuk pelayanan manual, CNC – spindel hidup untuk pelayanan CNC/otomatis).
  6. Amperemeter, menunjukkan besar arus yang dipakai saat mesin digunakan. Pemakaian arus diharapkan tidak lebih dari 2 A, sebab kalau arus terlalu besar menunjukkan beban pada mesin sangat besar yang dapat menimbulkan kebakaran.
  7. Tempat kaset untuk menyimpan program.
  8. Tombol H/C yang berfungsi untuk pergantian mode (pelayanan), dan mode manual ke CNC atau sebaliknya.
  9. Lampu indikator untuk mode CNC.
  10. Tombol START yang berfungsi untuk menjalankan program.
  11. Tombol untuk memasukkan program, yaitu tombol-tombol angka, tombol INP + DEL dan sebagainya, yang letaknya berdekatan  Fungsi dan masing-masing tombol ini akan dijelaskan kemudian.
  12. Display nilai-nilai atau huruf dari program CNC yang ditunjuk.
  13. Lampu kontrol untuk kode-kode program CNC.
  14. Pengatur kecepatan spindel.
Selain itu juga ada tombol-tombol untuk gerak manual arah +X, -X, +Y, -Y, +Z dan –Z, yang terletak disebelah tombol angka (keyboard). Mesin juga dilengkapi dcngan monitor yang dipakai untuk memantau koordinat pahat (pada mode manual) atau program CNC yang aktif (pada mode CNC).


Daftar Isi:

0 Comments
Tweets
Komentar

0 komentar:

Poskan Komentar

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Bluehost Coupons