Sunday, 1 April 2012

Delcam Powermill Tutorial


Delcam Powermill adalah software keluaran Delcam untuk memprogram mesin CNC, yakni mesin untuk membuat barang. Mesin ini membuat barang dengan cara mengikis material secara bertahap sampai barang terbentuk.
Seperti tukang pahat patung, dia mengurangi material batu secara bertahap sampai berbentuk patung, hanya saja mesin CNC itu adalah pengganti tukang pahatnya, kira – kira kaya gitu.
Kali ini kita akan bikin logo himpunan jurusan kampus saya, yakni Himpunan Mahasiswa Teknik Mesin (HMTM) dari kayu.
Desain dibuat melalui Autodesk Inventor Pro 2009. Lalu disimpan dengan file ekstensi *.stl ( stereolithography ). Dan diberi nama HMTM.stl.


  
Delcam Powermill yang saya gunakan kali ini adalah seri 8.009.
Sedangkan mesin CNC yang akan saya gunakan adalah Hurco VMX 24 3 axis.


 





STEP BY STEP













  
Catatan : Penting untuk menentukan titik nol ( origin ) pada desain, karena itu yang nantinya menjadi titik start tool. Jadi tidak perlu repot untuk mengira – ira origin pada saat proses nanti.













STEP 1 >> IMPORT MODEL

Pertama – tama  bukalah powermill dengan mendobelklik shortcutnya pada desktop.













Klik file >> import model(dari folder anda).

















 






STEP 2
>> BLOCK

        Pada models , klik kanan HMTM >> edit >> transform , pada relative position, isikan distance = -1 , dan klik Z, lalu klik accept.






















          





Ini untuk memberikan jarak untuk proses perataan permukaan nanti ( facing ) supaya permukaan hasilnya benar – benar halus.














            Klik block, pilih 1) defined by: box >> 2) tolerance : 0,02 >> 3) calculate >> 4) maxZ : 0,0 & lock >> 5) lock all >> accept.
























 
STEP 3 >> TOOL ( MATA BOR )

        Tool yang saya pakai ada 2, yakni end mill 12 mm(rough tool//1//buat pembentukan), dan satu lagi adalah ballnosed 3 mm(finish tool//2//buat menghaluskan).
        Klik create ... tool pada jendela bagian kiri bawah, untuk menentukan toolnya.


























STEP 4
>> RAPID MOVE HEIGHT 
(KETINGGIAN TOOL YANG AMAN KETIKA TOOL BERPINDAH POSISI )

        Aktifkan salah satu tool, klik tool(misal: end mill 12 mm) >> activate.






          Lalu klik rapid move height  >> reset to safe height >> accept. Ini untuk menentukan posisi aman(safe) ketinggian tool ketika ia berpindah-pindah posisi.





























STEP 5
>> TOOLPATH ( STRATEGI PEMAKANAN )

1. ROUGHING TOOLPATH

            Klik toolpath strategys >> 3D area clearance >> offset area clear model >> OK.

 

 
           Lalu isikan parameternya seperti gambar di bawah ini.




Keterangan :
                   1. Nama toolpath anda ( saya : roughing )
                   2. Tool yang dipakai = end mill 12 mm
                   3. Ketebalan yang disisakan untuk proses finishing nanti
setebal 0.5 mm
                   4. Toleransi ketika tool berbelok, semakin besar angka,
semakin patah beloknya seperti gambar di bawah.



               5. Gerakan tool ke arah sumbu Y



               6. Gerakan tool ke arah sumbu Z / menusuk


 
7. Set ke ramping. 
8. Klik apply setelah selesai, powermill akan melakukan kalkulasi


                          Inilah hasil kalkulasi untuk roughing.




              Selanjutnya klik leads and links  , lalu ubah semua link menjadi incremental, lalu klik apply >> accept. Ini akan membuat waktu poses lebih cepat dan aman.








           Klik feeds and speeds , untuk material kayu, isikan parameternya seperti gambar di bawah. Setelah selesai, klik apply >> accept. Oh ya, untuk coolantnya saya ngga pake, soalnya material yang dipakai kali ini adalah kayu, bukan logam.

 


                 Klik toolpath verification  untuk cek apakah tool itu akan menabrak benda sekelilingnya nanti, lalu klik apply.





 
               Akan muncul kotak seperti ini, klik OK. Lalu klik accept pada kotak toolpath verification.

 


 
       Tandanya tidak ada benturan, akan muncul tanda centang hijau pada toolpath.









       Jika kursor diarahkan ke tanda centang maka akan muncul informasi keamanan toolpath ( safety status ).





 


 
          Selanjutnya disimulasikan untuk mengetahui kira – kira kaya apa prosesnya, klik kanan roughing(centang hijau) >> simulate from start.

 



                 

                 
                 

                   Tekan tombol viewmill = on, pilih                     shiny material agar                    proses simulasi terlihat jelas.


                       

                    


Lalu klik play.


                   





       Begini kira – kira haslnya kalau diproses di mesin CNC nanti.


 






 
2. FINISHING TOOLPATH

                Untuk penghalusan ( finishing ) benda seperti ini saya lebih cocok pakai mode interleaved constant Z finishing ( pengerukan mengikuti kontur material ).
                Pilih strategi finishing >> interleaved constant Z finishing >> OK.






             Lalu isikan parameternya seperti pada gambar di bawah.

 

 
                 Keterangan :
                                  1. Nama toolpath anda ( saya : interleaved finishing )
                                  2. Tool untuk finishing ( ballnosed 3 mm )
                                  3. Angkanya harus lebih kecil dari yang


Daftar Isi:

1 Comments
Tweets
Komentar

1 comments:

kartik.tika said...

Mas lanjutnya manaaa

Post a Comment

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Bluehost Coupons